TADABBUR JUZ 26: Pendekatan One Day One Tadabbur (ODOT), Satu Hari Satu Tadabbur Al Qur’an

Tadaburjuz26

TADABBUR JUZ 26: Pendekatan One Day One Tadabbur (ODOT), Satu Hari Satu Tadabbur Al Qur’an

Penulis : Dr. Atabik Luthfi, Lc., M.A.

Penerbit : Media Luhur Sentosa

Spesifikasi : 14x21 cm, xv+163 hal, soft cover, bookpaper (b/w)

ISBN : 978-623-............

Terbit : Mei 2026

TADABBUR JUZ 26: Pendekatan One Day One Tadabbur (ODOT), Satu Hari Satu Tadabbur Al Qur’an

Bagi umat muslim, setidaknya, terdapat lima kewajiban setiap manusia terhadap Al-Qur’an yang diyakini sebagai kalamullah. Kewajiban tersebut meliputi: membaca (Qira’ah dan Tilawah), memahami isi kandungannya (Fahm), merenungkan serta menghayati maknanya (Tadabbur), mengajarkannya (Ta’lim), hingga mengamalkannya (Amal). Puncak dari pengabdian tersebut adalah upaya untuk menjadi bagian dari keluarga Al-Qur’an (Ahlu Al-Qur’an).

Tahapan pertama dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an adalah membaca, yang dikenal dengan istilah qira’ah maupun tilawah. Fokus utamanya adalah melafalkan ayat sesuai dengan kaidah ilmu tajwid guna memenuhi hak huruf-huruf Al-Qur’an yang memiliki kekhususan pelafalan. Sementara itu, tadabbur lebih menitikberatkan pada interaksi hati dan akal dalam merenungkan makna mendalam yang terkandung di balik setiap ayat.

Tujuan utama dari interaksi melalui qira’ah adalah untuk meraih pahala dari setiap huruf yang dilafalkan—sebagaimana janji Rasulullah saw.— serta menjaga kedekatan rutin dengan mushaf Al-Qur’an sebagai komitmen ibadah harian.

Aktivitas tadabbur merupakan kerja hati dan akal untuk menyelami makna, pesan moral, serta rahasia tersembunyi dalam ayat tersebut. Praktiknya melibatkan perenungan mendalam, pengkajian kitab tafsir, hingga berdiskusi dengan ahli ilmu jika menemui makna yang sulit dipahami.