DIALEKTIKA STRATEGI HUKUM DAN KOMUNIKASI KRISIS POLRI: Studi Kasus Ferdy Sambo dalam Perspektif Keadilan Pidana dan Manajemen Reputasi

Tadaburjuz26

DIALEKTIKA STRATEGI HUKUM DAN KOMUNIKASI KRISIS POLRI: Studi Kasus Ferdy Sambo dalam Perspektif Keadilan Pidana dan Manajemen Reputasi

Penulis : Dr. Kif Aminanto, S.I.K., S.H., M.H. & Dr. Syaefurrahman Albanjary, S.H., M.Si

Penerbit : Media Luhur Sentosa

Spesifikasi : 15x23 cm, x+410 hal, hard cover, hvs (f/c)

ISBN : 978-623-............

Terbit : Juni 2026

DIALEKTIKA STRATEGI HUKUM DAN KOMUNIKASI KRISIS POLRI: Studi Kasus Ferdy Sambo dalam Perspektif Keadilan Pidana dan Manajemen Reputasi

Buku Dialektika Strategi Hukum dan Komunikasi Krisis Polri: Studi Kasus Ferdy Sambo dalam Perspektif Keadilan Pidana dan Manajemen Reputasi menghadirkan kajian interdisipliner mengenai salah satu krisis terbesar dalam sejarah modern Kepolisian Republik Indonesia. Melalui analisis yang memadukan perspektif hukum pidana dan komunikasi krisis, buku ini membedah secara komprehensif bagaimana kasus Ferdy Sambo tidak hanya menjadi perkara pidana biasa, tetapi juga berkembang menjadi krisis institusional yang mengguncang kepercayaan publik terhadap Polri.

Berangkat dari kronologi peristiwa di Duren Tiga Jakarta, penulis menguraikan bagaimana dugaan rekayasa hukum, obstruction of justice, serta penyebaran narasi awal yang tidak akurat memperburuk situasi dan memperbesar tekanan publik. Buku ini menjelaskan bahwa dalam era transparansi digital, penanganan perkara pidana tidak dapat dilepaskan dari dinamika opini publik, media massa, dan citizen journalism yang membentuk persepsi masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Selain membahas aspek hukum seperti pembunuhan berencana, pembuktian unsur pidana, Scientific Crime Investigation (SCI), dan disparitas pemidanaan, buku ini juga mengkaji strategi komunikasi krisis Polri dalam menghadapi gelombang kritik masyarakat. Penulis menyoroti perubahan pendekatan komunikasi dari strategi defensif menuju komunikasi yang lebih transparan dan korektif sebagai bagian penting dalam pemulihan reputasi institusi.

Secara mendalam, buku ini turut menganalisis dinamika putusan pengadilan terhadap Ferdy Sambo, mulai dari vonis pidana mati hingga perubahan hukuman menjadi pidana seumur hidup pada tingkat kasasi. Perubahan tersebut dipahami bukan hanya sebagai proses yuridis, tetapi juga sebagai benturan antara tuntutan rasa keadilan publik dengan prinsip kepastian hukum dalam sistem peradilan pidana Indonesia.

Sebagai penutup, buku ini menawarkan sebuah blueprint atau konsep ideal manajemen krisis berbasis hukum bagi Polri melalui gagasan Legal-Communication Integration, yakni sinergi antara fungsi penyidikan dan kehumasan dalam menjaga akuntabilitas, transparansi, serta marwah institusi di tengah era keterbukaan informasi. Dengan bahasa akademis yang reflektif dan argumentatif, buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, praktisi hukum, aparat penegak hukum, mahasiswa, maupun pemerhati komunikasi dan tata kelola institusi publik di Indonesia.